ORGANOGENESIS
BAB
I
PENDAHULUAN
A. Latar
Belakang
Organogenesis
adalah suatu proses pembentukan organ yang berasal dari tiga lapisan germinal
embrio yang telah terbentuk pada tahap gastrulasi. Masing-masing lapisan
tersebut yaitu lapisan endoterm, mesoderm, dan ectoderm yang akan membentuk
suatu bumbung yang akan berkembang menjadi sistem organ tertentu yang berbeda
namun saling berkaitan satu sama lain. Pada organogenesis ini terjadi tahap
pertumbuhan akhir pada embrio yaitu penyelesaian secara halus dalam bentuk
definitive menjadi cirri-ciri dalam suatu individu.
Lapisan-lapisan
tersebut berkembang menjadi turunan dari jaringan dan organ masing-masing pada
saat dewasa. Misalnya pada lapisan mesoderm ini akan berdiferensiasi menjadi
otot, rangka berupa tulang / osteon, alat reproduksi berupa testis dan ovarium,
alat peredaran darah dan alat ekskresi seperti ren. Lapisan mesoderm ini
merupakan lapisan yang terdapat pada bagian tengan atau diantara lapisan
endoderm dan ectoderm yang akan
berkembang menjadi usus dan lapisan pelindung bagian luar.
B. Rumusan
Masalah
1. Bagaimana
proses pembentukan dari gonad ?
2. Bagaimana
proses perkembngan gonad?
3. Bagaimana
proses pembentukan pembuluh darah dan darah ?
4. Bagaimana
proses pembentukan jantuung ?
C. Tujuan
Agar mahasiswa dapat mengetahui dan
memahami :
1. Proses
pembentukan dan perkembangan gonad
2. Proses
pembentukan pembuluh darah dan dara
3. Proses
pembentukan jantung
BAB
II
TINJAUAN
PUSTAKA
A. PROSES
PERKEMBANGAN GINJAL
Terdapat
tiga macam ginjal, berdasarkan kesempurnaan perkembangan yaitu pronefros,
mesonefros dan metanefros.
a) Pronefros
Bagian
mesoderm intermediet yang membentuk pronefros merupakan daerah yang disebut
nefrotom. Sel-sel pada nefrotom memisah dan membentuk rongga yang disebut
nefrocoel. Tubulus pronefros dibentuk dari nefrotom yang mengandung nefrocoel
serta bermuara dan berhubungan dengan rongga tubuh melalui nefrostoma yang
berbentuk corong dan bersilia. Ujung-ujung tubulus pronefros memanjang kea rah
posterior dan bersatu dengan kloaka.
Satu
gulungan pembuluh darah (glomus), sebagai cabang dari aorta dorsal yang
berhubungan dengan corong dekat nefrostoma. Sisa metabolism akan keluar dari
glomus, masuk ke dalam coelom dekat dengan nefrostoma, kemudian masuk melalui
nefrostoma ke dalam tubulus pronefros untuk dilanjutkan ke duktus pronefros dan
dibawa ke kloaka.
b) Mesonefros
Pada
nefrotom yang terletak lebih ke posterior dari daerah pronefros yang dibentuk
dari saluran ginjal baru disebut tubulus mesonefros dan berhubungan dengan
duktus pronefros pada salah satu ujung nya. Selarang duktus pronefros disebut
juga dengan duktus mesonefros (duktus Wolff).
Tubulus mesonefros
dibentuk dari jaringan nefrogenik yang merupakan jaringan mesoderm intermediet
yang telah diinduksi oleh duktus pronefros sewaktu duktus tersebut tumbuh
memanjang kea rah posterior tubuh. Ini dapat dibuktikan dengan jalan
menghalangi duktus pronefros untuk tumbuh ke posterior sehingga tidak mencapai
daerah tempat pembentukan tubulus mesonefros. Dengan cara tersebut tubulus
mesonefros tidak akan terbentuk. Jadi pembentukan tubulus mesonefros adalah dengan
melalui induksi duktus pronefros.
Aorta
dorsal membuat cabang pembuluh darah yang menggulung membentuk
anyaman(glomelurus) dan berhubungan dengan glomerulus yang akan berinvaginasi
membentuk mangkuk dengan dinding rangkap disebut capsula bowman. Sisa
metabolism disaring oleh glomelurus dan masuk ke kapsula bowman dan terus ke
tubulus mesonefros, kemudian dialirkan melalui duktus mesonefros ke kloaka.
a) Metanefros
Pada
daerah yang dekat dengan tempat dimana duktus mesonefros bersatu dengan kloaka,
tumbuh satu tonjolan yang disebut tunas ureter. Tunas ureter ini tumbuh dan
melebar kemudian bercabang, yang akan masuk ke dalam bagian posterior dari
nefrotom yang merupakan bakal metanefros. Tunas ureter akan menginduksi ke
jaringan nefrogenik metanefros untuk berkembang menjadi bakal tubulus
metanefros.
Tubulus
metanefros akan berhubungan dengan glomelurus melalui kapsula bowman. Tunas
ureter yang bercabang-cabang nantinya akan berkembang menjadi duktus penampung,
kaliks minor, kaliks mayor, pelvis ginjal dan ureter. Bakal tubulus metanefros
nanti akan berkembang pula menjadi kapsula bowman, tubulus kontortus proksimal,
lengkung henle dan tubulus kontortus distal.
Jenis-jenis
ginjal yang sejalan dengan derajat tinggi pada hewan. Selama perkembangan emrio
suatu hewan, ginjal yang lebih primitive dari ginjal definitive yang selalu
atau pernah dimilikinya meskipun hanya sebentar dan mungkin tidak berfungsi,
melainkan akan berdegenerasi dan bersamaan dengan ginjal yang lebih maju
terbentuk posterior dari yang pertama. Komponen ginjal yaitu jaringan
nefrogenik yang berasal dari mesoderm intermedier yang perkembangannya
diinduksi oleh saluran nefros.
Ginjal
yang paling sempurna adalah metanefros, yang terletak di posterior. Ginjal
dibentuk sebagai hasil induksi resiprokal antara tunas metanefros (tunas
ureter) dengan jaringan metanefrogenik yang menghasilkan unit-unit nefron.
Tunas metanefros awalnya merupakan cabang dari saluran mesonefros, tetapi
kemudian memisahkan diri. Gonad yang berasal dari mesoderm splanknik deka
dengan mesonefros (mesoderm intermediet) berupa pematang genita (epitel
germinal) yang terdiri dari korteks pada bagian luar dan medulla dibagian
dalam. Terdapat tahap indiferen sebelum terdiferensiasi menjadi testis atau
ovarium. Tahapan ini terdapat slauran Wolf, bakal vasa deferrensia dan saluran
Muller, bakal ovinduk. Dari epitel germinal dibentuk dari pita-pita seks primer
ke dalam medulla.
Pada
bakal testis, pita seks berkembang pesat didalam medulla sebagai pita medulla
(pita testis) yang menjadi terpisah dari epitel germinal, dibatasi oleh tunika
albuginea. Pita medulla merupakan bakal tubulus seminiferus terdiri dari
sel-sel kelamin dan sel sertoli. Sel-sel medulla menjadi sel leydig. Korteks
yang tipis, sedangkan medulla yang tebla. Saluran Muller berdegenerasi,
sedangkan saluran Wolf menjadi vasa deferensia.
B. PROSES
PEMBENTUKAN GONAD
Sistem
urogenia berasal dari mesoderm yang terdapat pada pertemuan antara simatik
mesoderm dengan splancnic mesoderm (mesoderm intermediet). Mesoderm ini berada
dibagian dorsal coelum. Pembentukan sistem urogenital yang dimulai dari
terbentuknya pematang genital terdapat di kanan kiri mesenterum dorsal. Calon
sel kelamin yang mengumpul setelah mengalami migrasi dari lapisan ectoderm.
Gonad yang terbentuk dari unsure calon sel kelamin yang berada dibagian luar
dan mesoderm membentuk medulla.
Disebelah
lateral pematang gonad terbentuk calon saluran kelamin. Semua terbentuk alur
yang kemudian alur membentuk saluran. Pada betina saluran itu sebagai ductud
muller yang akan berkembang menjadi saluran telur. Pada jantan sebagai ductus
wolf yang akan berkembang menjadi saluran sperma atau sebagai ureter.
Perkembangan dari masing-masing calon tergantung dari tingkatan vertebrata.
Pada mamalia
perkembangan goand sepenuhnya ditentukan oleh kromosom. Pada non mamalia
perkembangan goand sering dipengaruhi oleh lingkungan, contohnya pada Lizards
terlur diinkubasi pada temperatur dibawah 25 derajat maka akan berkembang
menjadi betina dan jika diatas 32 derajat akan menjadi jantan
Gonad dibentuk
sebagai suatu penebalan pada permukaan ventromedial mesonefrous, penonjolan ini
kedalam coelom sepanjang anterior posterior yang disebut sebagai pematang
genital. Pematang genital terdiri dari masenkim dibagian dalam dan epithelium
mesonefrous
C. PROSES
PEMBENTUKAN JANTUNG
Jantung
adalah pembuluh darah khusus dengan lumennya yang lebar dan dindingnya tebal
yaitu terdiri dari dinding jantung. Pada ikan rendah dan ampibi, pembentukan
jantung sederhana yaitu berupa rongga tabung yang berada didalam sel-sel
mesoderm yang berada tepat dibawah usus halus depan (fore-gut). Ikan bertulang,
reptile dan aves, pembentukan jantung lebih rumit.
Mula-mula
blastoderm menjadi pipih. Terdapat dua pembuluh darah yang sejajar, saling
berdekatan dan akhirnya menyatu.
Primordium jantung
Pada
mamalia ada plat kardiogenik, yang terletak disebelah ventral kepala yaitu pada
mesoderm splangnik, dibawah rongga pericardium. Dengan adanya proses
perkembangan kepala, terjadi pemutaran pada blastoderm, sehingga primordium
jantung berada disebelah ventral usus depan, dikitari oleh rongga pericardium.
Ujung kaudal primordium jantung berhubungan dengan mesoderm.
Tabung jantung
Primordia
jantung bermula adalah agregasi sel mesenkim splangnik yang tampak di
platkardiogenik disebelah bawah soelum. Mula-mula ada dua buah pembuluh darah
longitudinal dengan dinding endothelium. Dibagian cranial kedua pembuluh darah
berdifusi. Disebelah luar pembuluh darah ada lapisan perikardium dan diluar
pericardium serta ada soelum pericardium.
Pada embrio
masih muda (dimana terdapat beberapa somit), jantung masih berupa tabung
sederhana di dalam sebuah tabung. Lapisan dalam nya yaitu endothelium yang akan
menjadi endokardium dan lapisan disebelah luar yang tebal akan menjadi
miokardium dan epikardium. Jantung tersebut digantung oleh mesokardium dorsal
yang bersifat sementara, tetap tidak ditemukan mesokardium ventral.
Bagian-bagian jantung
Berkembangnya
tabung jantung di dalam rongga yang relative terbatas, maka dinding jantung
mengalami dilatasi dan konstriksi yang membentuk anterium, ventrikel dan
bulbus. Pada embrio stadium 9 somit terjadi penyatuan bagian bulbus dan bagian
ventrikel, sedangkan bagian antrium tetap berpasangan. Maka terbentuk divisi
jantung yaitu :
1. Sepasang
antrium yang menerima darah dari vena primitive
2. Sebuah
ventrikel yang berfungsi sebagai memompa
3. Sebuah
bulbus kordis yang pada vertebrata rendah untuk mempertahankan persediaan darak
ke daerah insang, setelah 1-2 hari kemudian.
4. Terdapat
sebuah sinus venosus yang terpisah dari bagian antrium di sebelah kaudal.
Jantung menerima darah dari badan
(melalui vena kardinalis), dari plasenta (melalui vena umbilikalis) dan dari
kantung kunir (melalui vena vitelina).
Diferensiasi
dinding jantung
Diferensiasi dan organisasi jantung
berlangsung sebagai berikut : ventrikel mempunyai dinding yang tebal. Lapisan
endothelium pada tabung jantung menjadi endokardium. Mesoderm splangnik
terlipat yang akan berdiferensiasi menjadi miokardium (otot jantung) dan
menjadi lapisan pembungkus serosa yaitu epikardium.
BAB
III
PENUTUP
A. KESIMPULAN
Terdapat
tiga macam ginjal, berdasarkan kesempurnaan perkembangan yaitu pronefros,
mesonefros dan metanefros. Proses
pembentukan gonad, sistem urogenia berasal dari mesoderm yang terdapat pada
pertemuan antara simatik mesoderm dengan splancnic mesoderm (mesoderm
intermediet). Mesoderm ini berada dibagian dorsal coelum. Pembentukan sistem
urogenital yang dimulai dari terbentuknya pematang genital terdapat di kanan
kiri mesenterum dorsal.
Pada mamalia perkembangan goand sepenuhnya ditentukan oleh kromosom. Pada
non mamalia perkembangan goand sering dipengaruhi oleh lingkungan, contohnya
pada Lizards terlur diinkubasi pada temperatur dibawah 25 derajat maka akan
berkembang menjadi betina dan jika diatas 32 derajat akan menjadi jantan
Pembuluh darah diluar embrio tumbuh dan berkembang terus hingga menembus ke
dalam embrio. Semula diperkirakan bahwa pembuluh darah didalam embrio merupakan
kelanjutan dari pertumbuhan pembuluh darah di luar embrio, tetapi ternyata
bahwa kedua sistem pembuluh darah tersebut berkembang sendiri – sendiri yaitu
pembuluh darah di dalam embrio beasal dari kelompok sel angiogenik didalam
lapisan sphlancnic mesoderm yang terletak disisi lateral dari embrio yang
segera tersebar ke daerah kepala dan bagian – bagian badan lainnya.
Jantung
adalah pembuluh darah khusus dengan lumennya yang lebar dan dindingnya tebal
yaitu terdiri dari dinding jantung. Pada ikan rendah dan ampibi, pembentukan
jantung sederhana yaitu berupa rongga tabung yang berada didalam sel-sel
mesoderm yang berada tepat dibawah usus halus depan (fore-gut). Ikan bertulang,
reptile dan aves, pembentukan jantung lebih rumit.




Saya hadir Buk -Rifara Suci Yulika
BalasHapusSaya hadir
BalasHapusHadir buk
BalasHapusHadir buk -Reni Mustika
BalasHapusSaya selalu hadir ibuk
BalasHapushadir buk
BalasHapussaya hadir buk -Nila Silvia
BalasHapusSaya hadir buk
BalasHapusSaya hadir buk
BalasHapusHadir buk
BalasHapushadir buk
BalasHapusHadir buk
BalasHapusI'm here buk
BalasHapusHadir buk
BalasHapusMantap buk
BalasHapusHadir buk
BalasHapus